Kecelakaan kereta api di dekat Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan belasan orang menjadi perhatian publik. Dalam video yang diunggah akun TikTok BBC News Indonesia, Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) meminta seluruh pihak menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait penyebab kecelakaan tersebut.
Dalam tayangan itu dijelaskan bahwa peristiwa bermula ketika perjalanan KRL relasi Cikarang–Jakarta berhenti setelah tertemper taksi yang mogok di perlintasan sebidang dekat Stasiun Bekasi Timur. Kondisi tersebut membuat perjalanan kereta dari arah Jakarta menuju Cikarang tidak dapat melanjutkan perjalanan setelah menurunkan penumpang di stasiun.
“Menurut beberapa saksi, tidak lama setelah KRL yang mereka tumpangi berhenti di Stasiun Bekasi Timur, kereta itu ditabrak oleh kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek,” demikian dikutip dari video TikTok BBC News Indonesia.
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) dalam video tersebut menyoroti sistem persinyalan di lintas Jatinegara–Cikarang yang menggunakan sistem open block. Sistem tersebut membuat sinyal otomatis berubah menjadi merah apabila terdapat rangkaian kereta yang berhenti di jalur.
“Itu adalah tanda wajib berhenti buat kereta yang ada di belakangnya,” demikian penjelasan dalam tayangan BBC News Indonesia.
Dalam video itu, Deddy Herlambang menyebut kecelakaan dapat terjadi apabila masinis tidak melihat sinyal merah tersebut.
“Bila masinis lalai atau tidak melihat sinyal warna merah tersebut, dapat dipastikan akan terjadi kecelakaan kereta api,” kata Deddy Herlambang dalam video yang dikutip BBC News Indonesia.
MTI juga mempertanyakan implementasi Sistem Keselamatan Kereta Api Otomatis (SKKO) yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan. Dalam tayangan tersebut dijelaskan bahwa SKKO merupakan perangkat pendukung keselamatan kereta api yang berfungsi melakukan pengereman otomatis.
“SKKO merupakan peralatan pendukung keselamatan kereta api yang berguna untuk melakukan pengereman kereta api secara otomatis,” dikutip dari video BBC News Indonesia.
Dalam tayangan yang sama disebutkan bahwa MTI menyarankan pemerintah melanjutkan pembangunan jalur double-double track dari Bekasi menuju Cikarang untuk memisahkan perjalanan KRL dan kereta api jarak jauh serta memitigasi persoalan perlintasan sebidang.
Saat menjenguk korban kecelakaan di RSUD Bekasi, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik dan memperkuat infrastruktur perkeretaapian nasional.
“Pemerintah akan menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik sekaligus memperkuat infrastruktur perkeretaapian nasional,” demikian dikutip dari tayangan BBC News Indonesia.


Leave a Reply